Sabar ... lagi loading. colors outside the lines

Monday, November 26, 2007

buku harian pengangguran 1

ada yang bilang kalo menganggur itu menyebalkan.

buat gw enggak juga. nganggur berarti gw bisa bangun siang bebas, jam berapa pun tanpa mikirin 'kalo telat'. nganggur juga berarti gw bisa jadi salah satu pengamat acara televisi aktif (meskipun bukan hal paling favorit dalam jadwal gw, tapi gw jadi bisa nonton oprah). nganggur juga berarti gw bisa ngrapiin (sekaligus baca ulang) buku-buku gw yang jumlahnya lebih banyak dari semua baju, sprei, celana, kolor, dan selimut gw. nganggur juga berarti gw bisa re-decorating kamar gw yang udah butuh detoks sejak kapan tau. nganggur juga berarti gw bisa maen ke rumah sodara2 gw tanpa harus puyeng mikirin besok kudu ngantor. pokoknya banyak deh yang bisa gw kerjain dalam masa pengangguran gw.

for short, i'm catching up with life. and i feel really alive.

emang sih gw ga bergaji (untungnya gw sempet nabung) dan gw 'sendirian' (temen kosan gw pegawai semua dan temen2 gw yang laen tentunya ngantor). but i think i need the time alone. sejak gw kerja, gw ga punya banyak waktu buat memikirkan diri gw sendiri. i do now. and i found that there are lots of things about me that changed. my way of thoughts, the way i see life, the way i see myself, the way i see other people, the way i carry myself around. and those changes amaze me, because i never thought i could change into the person i am now. looking back, the person i was would laugh if someone told her that she's going to turn out like who i am now. but after all of these, i learn one thing about life, that everything is possible.

life truly is magical. and i guess i'm very lucky to realize it now, when i'm still young enough, to know that life is offering infinite possibilities of fate.

with such offer, who can resist life?

i sure can't.

. at 6:27 PM

|

Monday, November 12, 2007

moving on

Akhirnya hari Kamis kemaren, gw resign dari kantor gw.

Nggak ada yang impulsif dari keputusan gw. Semuanya sudah dipertimbangkan dan dipikirkan dengan baik. Dan sepertinya inilah pilihan terbaik untuk hidup gw saat ini.

It wasn’t easy, though. Karena bagi gw, kantor gw adalah hidup gw. Bukan dalam artian gw workoholic, yah. Tapi selama 4 tahun terakhir ini, gw membangun kehidupan gw di sekitar kantor gw, my home, my social life, everything about me is planned around my office. Dan saat gw mengambil keputusan ini salah satu bagian terberatnya adalah ketika gw inget bahwa hampir semua temen2 terbaik gw adalah co-workers gw. Buat gw yang tumbuh besar tanpa banyak temen, bisa punya temen sebanyak ini dan sebaik mereka adalah berkah terbesar hidup gw. Orang bilang, your friends are the family that you choose on your own. So these people are my family. And the thought of leaving them kills me.

Tapi gw emang harus pergi. They know I have to go. Setelah semua yang gw alami di kantor gw yang ini, nggak akan ada yang bisa gw lakukan selama gw masih di sana. I’m done there. Hidup gw sudah berhenti di sana. And I’ll be gone.

Semuanya gw lakukan dengan niat baik dan harapan bahwa ini akan memberikan yang terbaik buat gw dan orang-orang di sekitar gw. Semoga di tempat gw yang baru nanti, gw bisa sembuh, kembali menemukan ketenangan hati gw, dan merasakan kehidupan bergulir kembali.

Like I said once, the only constant thing in this world is change. I’m taking my turn now. I’m moving on.



I’m moving on.

. at 10:45 AM

|